Kemarin kasus cacar monyet menyebar, beberapa pasien jalani isolasi

Bni Griya Exo – Pada Selasa (31/10) kasus penyakit cacar monyet telah menyebar di tiga provinsi dan beberapa penderitanyamenjalani isolasi, kelurahan diusulkan mendapat bantuan dana semacam dana desa, dan program perhutanan sosial telah mendatangkan manfaat bagi lebih dari 1,2 juta keluarga.

Informasi-informasi tersebut dapat disimak kembali dalam rangkuman berita berikut.

Kementerian Kesehatan menyampaikan bahwa kasus penyakit cacar monyet berdasarkan domisili penderitanya tersebar di Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Hingga saat ini total sudah ada 27 temuan kasus penyakit cacar monyet di Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Allin Hendalin Mahdaniarmenyampaikan dua pasien cacar monyet di wilayahnya menjalani isolasi dan mendapat perawatan intensif setelah dikonfirmasi terinfeksi virus cacar monyet padaSenin (30/10). Petugas puskesmas sudah diminta melacak riwayat kontrak erat pasien.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengusulkan revisi undang-undang tentang desa agar kelurahan juga bisa bisa mendapat alokasi dana seperti dana desa.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyampaikan bahwa hingga semester pertama 2023 lebih dari 1,2 juta kepala keluarga di seluruh Indonesia mendapat manfaat dari Program Perhutanan Sosial. Program itu tercatat telah memberikan manfaat kepada1.232.539 kepala keluarga dalam10.075 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial yang mengelola area hutan dengan luas total5.625.137 hektare.

Program Perhutanan Sosial yang dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dinilai efektif dalam menekan budaya ladang berpindah, praktik membuka hutan atau lahan untuk bertanam dan meninggalkan atau membiarkannya setelah beberapa tahun. Budaya ladang berpindah dapat menyebabkan kerusakan ekosistem hutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!